Sabtu, 02 Juni 2012

Tips Pendistribusian CD Musik Extreme


Jalur Pendistribusian CD sebenernya susah-susah gampang, untuk CD Pro (dengan Minimum Produksi 1000 CD/album) kadang jadi kendala karena jumlah CD yg terlalu banyak untuk ukuran distribusi hand to hand (Sistem Gerilya),Salah satu cara adalah: Kita bisa Jual/barter/Titip CD rilisan kita, misalnya tiap Kota 5 - 10 CD, semakin rajin kita mencari dan menjalin hubungan dengan distributor2 luar kota minimal 1/4 dari Jumlah CD yg kita produksi sudah beredar. sisanya coba cari label2 luar negeri yg bersedia untuk beli/barter, kalo bisa tiap negara di kirim antara 30-100 CD (dapet distributor di 5 negara aja sudah cukup Lumayan),Memang cara ini tak semudah teorinya karena di butuhkan kesabaran dan dana yang lumayan besar untuk setiap ongkos kirimnya, tapi yah itu merupakan salah satu cara distribusi selain jalur nitip distribusi via Major Label. silahkan mencoba. Biar Label2 Indonesia gak segan ngerilis CD lagi. Takutnya Indonesian entar kebanyakan band kaos. 

Read more...

Musik Metal Kurangi Potensi Gangguan Jiwa


Sebuah studi yang dilakukan Université de Montpellier, Prancis, mengungkapkan menikmati musik metal ternyata bisa mengurangi potensi gangguan jiwa. Hal ini juga sekaligus membantah stigma, bahwa musik cadas ini hanya menimbulkan perilaku merusak.Penelitian ini melibatkan 321 metalhead (penggila musik metal), terdiri atas 282 pria and 39 wanita, berusia 13 hingga 44 tahun. Tingkat kecemasan dan depresi mereka kemudian diukur dengan Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS).Hasilnya, kurang dari 5% penggemar musik metal yang disurvei menunjukkan gejala patologis kejiwaan. Angka ini bahkan jauh lebih rendah dari rerata tingkat kecemasan komunitas global yang bisa mencapai 15,58%, dan 3,43% untuk depresi.Menurut mereka, rendahnya tingkat gangguan jiwa ini karena penggemar metal akrab dengan simbol-simbol kematian, baik lirik, tipe nada, maupun logo band. Dengan akrab dan rutin mengingat kematian itu, mereka terdorong lebih santai dan bahkan berbuat kebaikan.

Read more...

Lahirnya Musik Metal dari Album Black Sabbath "Paranoid



Kapan genre Metal lahir? Pertanyaan ini sulit untuk dijawab karena tak ada bukti pasti yang menyatakan kapan dan oleh siapa tepatnya genre musik ini diciptakan. Tetapi tak dapat disangkal bahwa Black Sabbath, band Heavy Metal dari Inggris mempunyai andil besar dalam berkembangnya musik Metal. Dan salah satu album mereka yang dirilis tanggal 18 September 1970, “Paranoid” adalah album yang membuat Metal dikenal dan disukai oleh masyarakat dunia.“Paranoid” adalah album kedua Black Sabbath. Black Sabbath sebelumnya telah merilis album debut “Black Sabbath” yang disebut – sebut sebagai album Heavy Metal pertama di dunia. Kedua album tersebut diproduksi oleh Vertigo Records. Album “Paranoid” merupakan album yang paling berpengaruh pada genre Heavy Metal dan paling menginspirasi musisi lainnya. Album ini mencatat penjualan 4 juta copy (untuk kawasan Amerika saja) sehingga mendapat Quadruple Platinum. Album yang dibuat di Island Studios di London ini adalah album Black Sabbath dengan penjualan terbanyak dibandingkan album – album lainnya.Tema yang diangkat dalam album ini adalah mengenai perang, sakit kejiwaan, penyalahgunaan obat – obatan terlarang, serta horror sci-fi. Lirik track pembuka album “paranoid” mengenai Perang Vietnam dan Perang Dingin, sehingga membuat lagu ini sebagai protest song yang menggambarkan situasi di masa itu. Sedangkan “Electric Funeral” menggambarkan dampak yang diakibatkan oleh penggunaan nuklir dalam peperangan.Ozzy Osbourne, Vokalis Orisinil Black Sabbath“Iron Man” menggambarkan nasib pejuang veteran Perang Vietnam yang diasingkan oleh masyarakat setelah kembali dari perang, dan tak dapat membaurkan diri pada kehidupan normal dan mengalami kerusakan mental setelah perang. Kemudian “Paranoid” yang merupakan title track album ini menceritakan mengenai penyakit kejiwaan. Awalnya Black Sabbath membuat lagu “Paranoid” hanya sebagai pengisi tambahan atau interlude untuk album ini, lagu ini ditulis diakhir sesi rekaman di studio dengan lama waktu sekitar 20-25 menit. Mereka tak bermaksud membuat sebuah lagu hits, namun kenyataannya lagu ini menjadi lagu yang paling dikenal dari sekian lagu mereka, dan lagu ini pula yang membuat Black Sabbath dilirik oleh pendengar musik di seluruh dunia.Nuansa Psychedelic digambarkan pada lagu “Planet Caravan” dan “Fairies Wear Boots” dengan lirik yang agak abstrak. “Hand Of Doom” memberikan pesan untuk melawan penyalahgunaan heroin.Dari segi musik, lagu pembuka “War Pigs” mempunyai beat yang cukup lambat pada awalnya, dan dengan durasi 7 menit lebih, track ini tidak dapat memberikan gambaran keseluruhan musik dalam album ini. Tetapi “War Pigs” menjadi inspirasi tersendiri bagi perintis genre Doom Metal hingga sekarang ini.“Paranoid” adalah track yang paling atraktif dengan riff berdistorsi diikuti suara bass yang dinamis. Meski track ini berdurasi kurang dari 3 menit, “Paranoid” pantas disebut sebagai track terbaik album ini.Lagu yang dicover oleh grup band Pantera, “Planet Caravan” memberikan nuansa berbeda. Kita diperdengarkan dengan bagian gelap dari musik Metal. Uniknya, lagu berirama psychedelic ini diikuti oleh tabuhan perkusi.Lead Guitarist Black Sabbath, Tony IommiRiff gitar “Iron Man” yang pastinya sering kita dengar menghentak ditrack keempat. Track “Iron Man” adalah salah satu lagu terbaik di album ini. Di akhir lagu, improvisasi sangat terasa, dan dengan sukses mengakhiri track ini.“Rat Salad” adalah track instrument tanpa vocal yang menunjukkan seberapa menariknya musik Metal yang diusung Black Sabbath. Permainan melodi Tony Iommi berkolaborasi indah dengan ‘amukan’ drum Bill Ward.Di track “Electric Funeral”, Tony Iommi menunjukkan kebolehannya memainkan gitar listrik. Track selanjutnya “Hand Of Doom” memiliki dinamika tersendiri, track ini terasa naik – turun. Sedangkan track penutup “Fairies Wear Boots” sukses mengakhiri album ini bersama fade-out melody dari Iommi.

Read more...

Error Brain Mematangkan Konsep Di Album Terbarunya






SETELAH melewati proses cukup panjang, Error Brain akhirnya merampungkan full length kedua mereka awal tahun 2012. Dan pada Maret kemarin, mereka resmi meluncurkan 13th Years of Massacre dalam format CD di bawah label Errorizer Records.Butuh waktu sepuluh tahun buat Error Brain untuk kembali mengeluarkan full length, setelah mereka merilis debut album bertajuk Anti Partai pada 2002 silam. Sempat diselingi dengan merilis EP Hurahura Huruhara pada 2008, tak percuma Error Brain sampai harus melewati hadangan waktu lebih-kurang sepuluh tahun untuk bisa merampungkan album kedua mereka. 13th Years of Massacre bisa dibilang brand baru musik Error Brain.Ada perubahan yang sangat kasat dalam musik mereka antara sepuluh tahun lalu dibanding sekarang. Sebuah keharusan evolusi dalam proses berkesenian Error Brain, seiring begitu banyak kejadian yang mewarnai perjalanan mereka dalam kurun waktu tersebut. Termasuk di antaranya pergantian personel.Dalam beberapa kesempatan, Adi Sensimilia (vokal) memang sempat mengklaim jika Error Brain kini memainkan grindcore lebih intens. Klaim itu ditunjukan ketika mereka menghajar panggung demi panggung dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dan 13th Years of Massacre adalah bukti otentik klaim Adi tersebut.Dari 12 lagu, termasuk Intro dan Outro, kita memang masih bisa menemukan ada warna crusty. Terutama jika kita bersua dengan vokal Adi. Di album 13th Years of Massacre, setelan vokal terdengar sangat crusty. Ini berbeda dibanding vokal Adi di (aransemen) lagu-lagu Error Brain terdahulu.Coba bandingkan, misalnya, lagu Aura Kasih Torture antara versi demo dengan aransemen di album ini. Maka perbedaan vokal Adi terasa sangat jelas. Keputusan untuk mengubah karakter vokal Adi harus kita akui sebagai upaya untuk mempertahankan warna crustcore, musik yang diusung Error Brain di masa awal karir mereka. Sementara vokal Tekuy jadi peneguh bahwa Error Brain kini adalah band pengusung grindcore.Di album baru ini, Error Brain juga nyaris menghilangkan ketukan groovy seperti sempat mereka mainkan di nomor-nomor klasik seperti Revolution. Sebagai gantinya, blastbeat yang dihasilkan Runal dengan gagah menghela musik Error Brain menjadi benar-benar grindcore, bahkan menyisir ke arah deathmetal.Menyimak selusin nomor di 13th Years of Massacre, nyali kita seperti tersulut dengan ajakan Error Brain untuk menghunus gerinda yang sekarang sudah terasah kian tajam. Sebuah album wajib untuk mereka yang fanatik dengan musik-musik ala gerinda. (bandungunderground)

Read more...

Misteri Dibalik Kematian Kurt Cobain



Kurt Donald Cobain, ikon musik alternatif terpenting di masanya, meninggalkan penggemar serta semua orang yang menyayanginya di puncak kesuksesannya bersama Nirvana. Cobain memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri dengan mengonsumsi banyak drugs dan dibantu oleh sebuah revolver. Kurt Cobain, yang merupakan aktor dibalik lahirnya musik Grunge ini, sebelumnya memang disinyalir akan melakukan aksi bunuh diri berdasarkan statement-statementnya kepada press, dan juga berdasar ketergantungan akan drugs nya yang amat parah. Ditambah tekanan-tekanan dari reporter tabloid yang tak henti-hentinya membuntuti kehidupannya bersama istrinya, Courtney Love. Dirilisnya album kedua Nirvana, Nevermind justru memperparah keadaan, Cobain semakin menjadi sasaran ekspos pengumpul berita, Cobain pun semakin muak dengan keadaan yang dihadapinya. Drama kematian Cobain berawal di tahun 1994, ketika Nirvana berada di Munich, Jerman. Cobain didiagnosa menderita bronchitis dan laryngitis yang parah. Ia diterbangkan ke Roma untuk menjalani perawatan, dan beberapa hari kemudian istrinya, Courtney Love megetahui bahwa Cobain mengalami overdosis karena mengonsumsi champagne dengan Rohypnol. Cobain langsung dilarikan ke rumah sakit dan berhari-hari tidak sadarkan diri. Kemudian tanggal 18 Maret, Love menelepon polisi dan memberitahu bahwa suaminya mengurung diri di kamar dengan sebuah pistol bersamanya. Polisi berhasil menyita pistol dan beberapa botol berisi pil. Namun Cobain saat itu menyatakan bahwa ia tidak berusaha untuk melakukan tindakan bunuh diri, tetapi hanya sekadar bersembunyi dari istrinya. Beberapa hari kemudian, Cobain setuju untuk melakukan detox berkat bujukan istri dan orang-orang yang dekat dengannya. Tanggal 30 Maret, Cobain berada di Exodus Recovert Center di Los Angeles, California. Di hari selanjutnya, Cobain melarikan diri dengan memajat pagar setinggi 6 kaki kemudian menaiki taksi dan menuju Los Angeles Airport dan kembali ke rumahnya di Seattle. Di rentang tanggal 2 sampai 3 April, Cobain terlihat di beberapa tempat di sekitar Seattle, namun kerabatnya tidak mengetahui kemana Cobain menghilang. Selanjutnya pada tanggal 8 April 1994, seorang tukang listrik menemukan tubuh Cobain di rumahnya di Lake Washington ketika ia datang untuk melakukan pemasangan security system. Tukang listrik itu mengira Cobain sedang tidur sampai ia melihat sebuah revolver yang mengarah ke dagunya. Sebuah surat menjelang kematian juga berada bersamanya. Berikut teks yang ada di surat itu : 

To BoddahSpeaking from the tongue of an experienced simpleton who obviously would rather be an emasculated, infantile complain-ee. This note should be pretty easy to understand. All the warnings from the punk rock 101 courses over the years, since my first introduction to the, shall we say, the ethics involved with independence and the embracement of your community has proven to be very true. I haven’t felt the excitement of listening to as well as creating music along with reading and writing for too many years now. I feel guilty beyond words about these things. For example when we’re backstage and the lights go out and the manic roar of the crowd begins, it doesn’t affect me the way in which it did for Freddy Mercury, who seem to love, relish in the love and adoration from the crowd, which is somehting I totally admire and envy. The fact is, I can’t fool you, any one of you. It simply isn’t fair to you or me. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it and pretending as if I’m having 100% fun. Sometimes I feel as if I should have a punch-in time clock before I walk out on stage. I’ve tried everything within my power to appreciate it (and I do, God believe me I do, but it’s not enough). I appreciate the fact that I and we have affected and entertained a lot of people. I must be one of those narcissists who only appreciate things when they’re gone. I’m too sensitive. I need to be slightly numb in order to regain the enthusiasm I once had as a child. On our last 3 tours, I’ve had a much better appreciation for all the people I’ve known personally and as fans of our music, but I still can’t get over the frustration, the guilt and empathy I have for everyone. There’s good in all of us and I think I simply love people too much, so much that it makes me feel too fucking sad. The sad little sensitive, unappreciative, Pisces, Jesus man. Why don’t you just enjoy it? I don’t know! I have a goddess of a wife who sweats ambition and empathy and a daughter who reminds me too much of what I used to be, full of love and joy, kissing every person she meets because everyone is good and will do her no harm. And that terrifies me to the point where I can barely function. I can’t stand the thought of Frances becoming the miseraable, self-destructive, death rocker that I’ve become. I have it good, very good, and I’m grateful, but since the age of seven, I’ve become hateful towards all humans in general. Only because it seems so easy for people to get along and have empathy. Only because I love and feel sorry for people too much I guess. Thank you all from the pit of my burning, nauseous stomach for your letters and concern during the past years. I’m too much of an erratic, moody, baby! I don’t have the passion anymore, and so remember, it’s better to burn out then to fade away. Peace, Love, Empathy. Kurt Cobain.Frances and Courtney, I’ll be at your altarPlease keep going Courtney,for Frances.for her life will be so much happierwithout me. I LOVE YOU. I LOVE YOU
Di awal surat, terdapat kata-kata “To Boddah”, yang merupakan nama teman imajinasi Cobain semasa kecil. Kemudian Cobain juga mengutip lirik lagu Neil Young yang berjudul “My My, Hey Hey (Out of the Blue)” : “It’s better to burn out than to fade away”. Selain itu, punggawa band Queen, Freddy Mercury juga disebut-sebut sebagai pembanding dirinya dalam hal mencintai dan menghargai para penggemar. Cobain diperkirakan telah meninggal tiga hari yang lalu sebelum jenazahnya ditemukan, tepatnya tanggal 5 April 1994. Konsentrasi tinggi dari heroin dan Valium juga ditemukan dari tubuhnya. Tentu saja drugs yang dikonsumsinya saat itu juga berkemungkinan menjadi penyebab meninggalnya ayah dari seorang anak bernama Frances Bean Cobain ini.Berbagai spekulasi bermunculan menyusul kematian Cobain, ada yang mengatakan bahwa Cobain sebenarnya dibunuh oleh orang lain, bahkan Courtney Love disebut-sebut sebagai pelakunya yang melakukan balas dendam kepada Cobain yang sebelumnya mengungkapkan rencana perceraian. Orang yang paling percaya akan adanya konspirasi dalam kematian Kurt Cobain adalah Tom Grant, seorang investigator yang disewa oleh Courtney Love untuk mencari Cobain yang sebelumnya kabur dari tempat rehabilitasi. Grant masih bekerja untuk Love ketika jasad Cobain ditemukan, sehingga ia diberikan akses untuk menganalisis surat kematian tersebut. Ia percaya bahwa surat itu bukanlah sebuah surat kematian, tetapi surat yang menyatakan keinginannya untuk meninggalkan dunia musik, Seattle, dan bahkan istrinya. Ia juga berspekulasi tentang beberapa baris tulisan di bagian paling bawah bukanlah tulisan Cobain yang sebenarnya, dengan alasan beberapa baris itu memiliki gaya penulisan yang berbeda dengan tulisan-tulisan di atasnya. Langkah Grant selanjutnya adalah mengirimkan photocopy surat kematian itu kepada empat orang ahli tulisan tangan. Hasilnya adalah, satu orang menyatakan bahwa surat itu keseluruhannya ditulis oleh tangan Cobain sendiri, sedangkan tiga orang lainnya menyatakan bahwa sample yang dikirimkan tidak dapat disimpulkan, karena berupa photocopy dari surat aslinya. Bersama Jim Morrison, Jimi Hendrix, Janis Joplin, dan Brian Jones, Kurt Cobain menjadi musisi lain yang meninggal di usia 27 tahun. Berdasakan buku Heavier Then Heaven, sebuah buku diskografi Kurt Cobain, saudara perempuan Cobain mengungkapkan bahwa ketika Cobain masih anak-anak, ia pernah menyatakan ingin bergabung ke dalam 27 Club, yaitu club musisi yang meninggal di usia 27 tahun.Sekitar tujuh ribu orang berkumpul di taman Seattle Center mengiringi pemakaman Kurt Cobain pada tanggal 10 April. Berduka akan kematian seorang bintang rock yang mengubah dunia musik di tahun 90an itu. Rest In Peace, Kurt Cobain. (musiclopedia)  

Read more...

About Me

Foto Saya
TIAN
Selamat datang di blog gua yang masih acak2n,maklumlah masih new bee,disini kami mennyediakan topik tentang musik-musik keras,dan arti dari muski itu tersebut ...
Lihat profil lengkapku

Followers

About

Free Skelton ani Cursors at www.totallyfreecursors.com

PLAYLIST

free counters

  ©Template by Dicas Blogger.